Debut Album “Amen” by Rich Brian

Saya kebetulan mengikuti lahirnya karya pertama dari Rich Brian yang berjudul “Dat $tick” di YouTube. Saat itu Rich masih menggunakan nama Rich Chigga. Home-made video clip yang ia buat (terasa sekali home-madenya) membuat saya bertanya-tanya, siapa anak nekat dengan dandanan nerd ala opa-opa, lengkap dengan tas di pinggang ini ya? Menyanyikan lagu rap yang dipenuhi kord minor dan nada monoton dibalut aransemen musik yang mengandalkan loop.

Supaya tidak kelihatan saya mengada-ada, silahkan tonton sendiri video “Dat $tick” dibawah ini and tell me what do you think?

But things change….setelah didengarkan beberapa kali “Dat $tick” beneran stick inside my head (untung gak sampai jadi earworm).

Ok…ok….terlalu cepat ceritanya, di rewind dulu ya….biar sedikit kelihatan seperti jurnalis beneran ūüėõ Mari kita mulai:

Lahir dan dibesarkan di Jakarta, Indonesia, Rich yang nama aslinya adalah Brian Immanuel mulai dikenal lewat internet dengan nama “Rich Chigga” dengan video musik viral yang ia ciptakan untuk lagunya “Dat $tick”, sebuah lagu yang cukup membuat bingung banyak orang dengan pertanyaan apakah lagu tersebut sebuah lelucon atau tidak. Apa yang ia capai adalah sebuah kesuksesan yang tidak umum. Ia belajar bagaimana berbicara bahasa Inggris dan bagaimana ngerap dari YouTube pada saat masih remaja, dan dia baru berusia 18 tahun beberapa bulan yang lalu.

Dengan album perdananya yang baru saja ia rilis yang berjudul “Amen”, seiring dengan perubahan namanya, Rich Brian dengan jelas berusaha untuk bisa ditanggapi dengan lebih serius. Langkah yang ia ambil ini penuh dengan resiko. Mengapa tidak? Jika dia mencoba dan gagal berpaling dari akar yang ia bangun di lagu-lagu sebelumnya, maka ia bisa terjerumus ke dalam ketidak relevanan. Namun, jika dia benar-benar meninggalkan masa lalunya sebagai “weird rapper” ia bisa kehilangan basis penggemar yang membuatnya populer. Rich Brian sedang ada di perbatasan – dia harus menyeimbangkan ketenaran viralnya dengan keluaran artistik yang ia yakini – dan menurut saya album Amen ini dapat dianggap sebagai latihan yang berhasil ia lakukan, terlepas dari segala kekurangannya.

Ada beberapa lagu yang menurut saya cukup luar biasa dalam rekaman ini, “Glow Like Dat,” “Cold” dan “Arizona” adalah beberapa lagu terbaik di album ini, dan salah satu dari ini akan mewakili perkembangan substantif dari masa-masa “Dat $ tick”.

Trek tertentu menunjukkan kemampuan bereksperimen yang terdengar dilakukan secara hati-hati yang tentunya bisa menghasilkan karya yang menarik di masa mendatang. Lagu “Introvert” patut dibicarakan, ringan namun tidak terlalu harmonius dengan groove konstan dan dilagu ini Rich mengajak temannya yang juga sama-sama anggota di 88rising, Joji, seorang bintang internet lain yang juga mencoba beralih kearah yang lebih serius. “Flight” juga unik, dengan bunyi dasar synth yang berdenyut terbungkus lonceng lembut dan dibalut reverb.

Dua lagu “Little Prince” dan “Arizona” jauh lebih atmosferik dan peaceful ketimbang lagu-lagu lainnya, dengan nuansa manis yang diberikan oleh vokalis yang relatif baru (NIKI dan 08 AGUSTUS).

Secara keseluruhan bagi saya album “Amen” ini memberikan gambaran secara utuh bagaimana lagu-lagu dan musik yang dihasilkan oleh Rich Brian ingin diarahkan. Atau setidaknya sebagai titik awal yang jelas, setelah kita disuguhi single-single yang masih kental nuansa “Dat $tick”. Karakter utama masih didapat dari kombinasi suara dan teknik bernyanyi yang secara jujur menurut saya tidak terlalu istimewa, but well no offense bukankah hampir semua rapper seperti itu? I mean with all my respect tidak banyak rapper yang sebetulnya benar-benar bisa bernyanyi.

Well diumurnya yang ke 18 ini, Rich masih memiliki banyak waktu untuk mengembangkan potensi yang ia miliki. Dan seperti saat saya mengikuti karya-karya awalnya, saya juga tetap menantikan karya-karya Rich selanjutnya.

Okay…..tidak lengkap rasanya jika tidak melihat video penampilan perdana Rich Brian dengan membawakan lagu-lagu dari album “Amen” ini….check it out folks, dari The Late Late Show with James Corden!


Tentang Penulis:

Abang Edwin SA atau lebih dikenal dengan panggilan Bangwin adalah seorang pengamat musik yang dulunya ingin jadi pemusik namun tidak pernah kejadian. Ikuti jejak langkahnya dengan memfollow  Twitternya , Instagramnya dan Facebook Profilenya. Blognya bisa dibaca di bangwin.net